1. Challenges
status quo; tidak merasa cepat puas dengan
keadaan yang ada dan selalu mempertanyakan otoritas dan rutinitas serta
mengkonfrontasikan asumsi-asumsi yang ada.
2. Curious;
senantiasa mengeksplorasi lingkungannya dan menginvestigasi kemungkinan-kemungkinan
baru, memiliki rasa kekaguman (sense of awe)
3. Self-motivated;
tanggap terhadap kebutuhan dari dalam (inner needs) senantiasa secara proaktif
memprakarsai proyek-proyek baru, menghargai setiap usaha.
4. Visionary;
memiliki imaginasi yang tinggi dan memiliki pandangan yang jauh ke depan.
5. Entertains
the fantastic; memunculkan ide-ide “gila”,
memandang sesuatu yang tidak mungkin menjadi sebuah kemungkinan, memimpikan dan
menghayalkan sesuatu yang besar-besar.
6.Takes
risks; melampaui wilayah yang dianggap
menyenangkan, berani mencoba dan menanggung kegagalan.
7.Peripatetic;
merubah lingkungan kerja sesuai yang dibutuhkan, senang
melakukan perjalanan (travelling) untuk memperoleh inspirasi atau pemikiran
segar.
8. Playful/humorous;
memliki ketertarikan terhadap hal-hal yang aneh dan
mengagumkan, berani tampil beda, bertindak nekad, serta mudah dan sering
tertawa layaknya seorang anak kecil.
9. Self-accepting;
dapat mempertahankan ide-idenya dan menganggap “kesempurnaan sebagai musuh
kebaikan”, tidak terikat dengan apa-apa yang diipandang baik menurut orang
lain.
10.Flexible/adaptive
–terbuka bagi setiap perubahan, mampu melakukan penyesuaian terhadap
rencana-rencana yang telah dibuat, menyajikan berbagai solusi dan gagasan
11. Makes new connections; mampu melihat hubungan-hubungan
diantara unsur-unsur yang terputus, mensintesakan dan mengkombinasikannya.
12. Reflective, menginkubasi
setiap masalah dan tantangan, mencari dan merenungkan berbagai pertimbangan
dalam mengambil keputusan.
13.Recognizes (and
re-cognizes) patterns; perseptif terhadap
sesuatu dan dapat membedakannnya, dapat melihat kecenderungan dan prinsip serta
mampu mengorganisasikannnya, dapat melihat ”the Big Picture.”
14.Tolerates ambiguity,
merasa nyaman dalam situasi kacau (chaos), dapat menyajikan situasi paradoks,
tidak tergesa-gesa membenarkan terhadap suatu ide yang muncul.
15. Committed to learning;
berusaha mencari pengetahuan secara terus menerus, mensintesakan segala in put,
menyeimbangkan setiap informasi yang terkumpul dan menyelaraskan setiap
tindakan.
16. Balances intuition and
analysis memilih dan memilah diantara
pemikiran divergen dan pemikiran konvergen, memiliki intuisi tertentu sebelum
melakukan analisis, meyakini apa yang sudah dianalisis dan menggunakannya
secara hati-hati dengan menggunakan akal.
17.Situationally collaborative;
berusaha menyeimbangkan pemikiran dari setiap individu, membuka pelatihan dan
mencari dukungan organisasi.
18. Formally articulate;
mengkomunikasikan setiap gagasan secara efektif,
menterjemahkan konsep abstrak ke dalam bahasa penuh arti, menciptakan prototype
atau model yang dianggap paling mudah
19. Resilient;
merefleksi hal-hal dianggap mengecewakan atau yang tidak dinginkan, belajar
dengan cepat dari umpan balik, berkemauan untuk mencoba dan terus mencoba lagi
20. Persevering;
bekerja keras dan tekun, memperjuangkan gagasan-gagasan baru dengan gigih,
memiliki komitmen terhadap hasil-hasil yang telah digariskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar